Adakah suatu cara supaya fitur Dark Mode yang ada pada Windows 10 terbaru bisa berubah secara otomatis mengikuti waktu kita? Karena di Windo...
Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru

Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru

Adakah suatu cara supaya fitur Dark Mode yang ada pada Windows 10 terbaru bisa berubah secara otomatis mengikuti waktu kita? Karena di Windows 10 sendiri tidak ada opsi seperti itu sehingga kita harus mengubahnya sendiri secara manual. Oke, buat kamu yang bisa pingin seperti itu bisa ikuti tutorial berikut ini!

Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru

Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru
Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru

Buat pengguna Windows 10, apalagi yang sudah update ke versi 1809, pasti bakal merasa senang banget. Karena di Windows 10 versi ini kita diberikan opsi untuk bisa merasakan Dark Mode. Yup, mode dimana semua tampilan yang ada pada Windows 10 berubah menjadi dominan gelap. Mulai dari edge browser, windows explorer hingga yang lainnya.

Mode ini sangat membantu sekali terutama buat kamu yang kurang suka dengan terang. Nah sayangnya dark mode atau night mode pada Windows 10 ini tidak bisa di rubah secara otomatis mengikuti zona waktu. Yup, jadi secara manual kamu harus merubah ke Dark Mode melalui opsi personalise > color.

Padahal bakal sangat keren sekali jika bisa merubah Dark Mode ke mode Light dan sebaliknya menggunakan zona waktu. Admin dengar-dengar sih fitur auto switching ini bakal ada di Windonws 10 versi terbaru nanti. Namun ya kita tidak tahu bakal kapan mode Auto Switching tersebut dibagikan.

Oleh karena itu di postingan kali ini admin akan bagikan ke kamu bagaimana caranya merubah secara otomatis Light Mode ke Dark Mode dan sebalikanya secara otomatis:
1. Pertama-tama siapkan terlebih dahulu bahan yang ada di sini
2. Kemudian install seperti biasa kamu menginstall program komputer lainnya
3. Nanti akan muncul jendela kecil Automatic Night Mode
4. Tampilannya sangat sederhana seperti yang ada pada gambar di bawah ini:

Cara Merubah Secara Otomatis Dark Mode ke Light Mode dan Sebaliknya di Windows 10 Terbaru

5. Tinggal kamu centang enable > kemudian atur waktu yang diinginkan
6. Selain itu juga ada opsi untuk lokasi, sehingga secara otomatis akan berubah sesuai dengan waktunya
7. Agar lebih mudah dipahami, sudah admin buatkan juga tutorial ini dalam bentuk video:


Nah itulah dia tata cara merubah secara otomatis Night Mode ke Light Mode san sebagaliknya. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel RacikPC Indonesia supaya bisa terus mendapatkan tutorial terbaru Wiindows 10 berbahasa Indonesia. Salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

Buat kamu yang sering update Windows 10 secara berkala yang pastinya ingin segera bisa menikmati fitur terbaru yang ada di Windows 10 tersebut, pasti setidaknya menyadari jika ada yang aneh atau unik pada halaman log in atau sign in (itu tuh prosesi memasukkan password agar bisa masuk ke desktop). Efek aneh ini dinamakan BLUR.

Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru
Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

Karena efek blur pada halaman sign in password ini adalah fitur baru dari Microsoft di Windows 10, harusnya sih pada setuju lah ya. Akan tetapi buat kamu yang kurang sreg dengan fitur blur ini, bisa ikuti tutorial berikut.
1. Masuk ke setting melalui roda gigi yang ada di tombol start
2. Pilih Personalization > Colors
3. Lalu kamu cari opsi "Transparency Effect"


4. Nah kamu ubah dari nyala ke mati
5. Selesai

Buat kamu yang ingin lebih expert lagi bisa menggunakan bantuan Group Policy Editor, yaitu dengan cara:
1. Jalankan Windows Run (Win + R) kemudian ketikan gpedit.msc
2. Nanti akan muncul menu Group Policy Editor
3. Kemudian pergi ke Computer Configuration\Administrative Templates\System\Logon
4. Perhatikan pada panel kanan, kemudian klik pada opsi Show clear logon background

Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

5. Klik double pada opsi tadi dan jangan lupa pilih opsi enabled

Inilah Cara Menonaktifkan Efek Blur Pada Halaman Sign In Windows 10 (19H1) Terbaru

6. Lanjut tekan OK > reboot komputer kamu

Opsi mematikan efek blur ini baru tersedia setelah kamu install build 18298. Jadi pastikan buat kamu yang ingin bisa mematikan efek blur sign in form ini sudah berada pada build tersebut. Nah itu dialah tata cara mematikan efek blur tanpa ribet pada Windows 10 versi 19H1. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel RacikPC Indonesia. Salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
Amankah Menutup Laptop Dalam Kondisi Menyala?

Amankah Menutup Laptop Dalam Kondisi Menyala?

Sebagian dari kamu mungkin pernah bertanya-tanya, apakah aman menutup laptop dalam kondisi menyala? Apakah laptop harus dimatikan terlebih dahulu sebelum layarnya ditutup atau boleh langsung ditutup saja? Apakah ada nanti dampak buruknya? Yuk kita bahas sama-sama.

Amankah Menutup Laptop Dalam Kondisi Menyala?

Amankah Menutup Laptop Dalam Kondisi Menyala?
Amankah Menutup Laptop Dalam Kondisi Menyala?

Tujuan dari dibuatnya laptop adalah portabilitas. Yup, dari yang dulu cuma bisa mengerjakan pekerjaan di komputer Desktop rumahan, dengan adanya laptop, kita bisa mengerjakan pekerjaan tersebut di mana saja, baik itu di kantor, di cafe, di taman, atau bahkan di perpustakaan.

Pabrikan laptop sendiri menyematkan banyak fitur di dalam laptop yang mereka buat, salah satunya adalah kemampuan laptop untuk bisa masuk ke mode sleep ketika cover atau layar LCD nya tersebut ditutup. Tujuannya tidak lain untuk membuat penggunaan baterai laptop semakin hemat. Jadi ketika
ingin digunakan bisa langsung dibuka saja cover LCD laptop tersebut.

Akan tetapi mungkin sebagian dari kamu ada yang bertanya-tanya, apakah aman terutama dalam penggunaan jangka waktu panjang, membuka dan menutup cover LCD laptop? Apakah nantinya bakal ada dampak buruk terhadap laptop yang dimiliki?

Sejujurnya admin bilang sih aman. Karena memang fitur ini juga disematkan langsung oleh pabrikan laptop. Sehingga tidak perlu harus benar-benar dikhawatirkan. Apalagi ditambah dari sistem operasinya sendiri yaitu WINDOWS, LINUX dan beberapa sistem operasi lain sudah membenamkan fitur automatic sleep ini ketika layar LCD laptop ditutup.

Namun begitu ada beberapa catatan yang perlu kamu perhatikan, diantaranya:
1. Tidak semua laptop dari berbagai pabrikan melengkapi engsel laptop mereka dengan bahan berkualitas atau dengan mekanisme engsel buka tutup yang kokoh. Karena kita ketahui sama-sama dari satu produsen laptop saja ada banyak seri dan kalau diklasifikasikan secara umum, terdapat dua jenis laptop yaitu laptop premium yang memiliki kualitas serta spesifikasi tinggi dan ada juga laptop kelas ekonomi yang mana ini adalah laptop dengan bahan dan spesifikasi rendah. Hal ini lah yang membuat kamu harus tetap berhati-hati dalam membuka maupun menutup laptop.
2. Ini sebenarnya masih lanjutan dari no. 1, yaitu resiko kabel flexibel putus. Nah kasus seperti ini biasanya cukup banyak ditemui pada laptop entry level yang mana memang bahannya sendiri tidak terlalu kokoh.
3. Bad Sector Harddsik. Biasanya dialami oleh laptop yang masih menggunakan media penyimpanan bergerak seperti HDD. Karena kita ketahui sama-sama jika HDD baru bisa membaca data setelah piringannya berputar. Nah berputarnya piringan HDD ini akan sangat berbahaya ketika laptop terguncang, yang mana dapat mengakibatkan kerusakan. Solusinya bisa dengan mengganti ke SSD.


Bagaimana dengan kesehatan baterai?
Sejauh mengalaman admin menggunakan laptop, kesehatan baterai dipengaruhi oleh berbagai faktor, jadi bukan hanya buka tutup laptop saja yang bisa mempengaruhi kesehatan baterai laptop. Untuk lebih lengkapnya silahkan kamu simak penjelasan lengkapnya di sini tentang bagaimana caranya merawat baterai laptop.

Sekarang kamu sudah tahu kan apakah aman menutup laptop dalam keadaan menyala. Buat yang mau nambahin atau ralat bisa tuliskan di kolom komentar. Apa yang admin ketikkan ini berdasarkan pengalaman admin sendiri selama menggunakan laptop dari Toshiba M645 hingga Acer E5-475G saat ini. Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta subcribe channel RacikPC Indonesia. Salam admin Miuitutorial.com
Baca selengkapnya »
Muncul No Bootable Device Setelah Update BIOS di Laptop Acer E5-475G atau E5-476G? Ini Cara Memperbaikinya!

Muncul No Bootable Device Setelah Update BIOS di Laptop Acer E5-475G atau E5-476G? Ini Cara Memperbaikinya!

Setelah update BIOS tiba-tiba Laptop Acer E5-475G atau E5-476G kamu tidak bisa masuk ke Log on screen Windows 10? Yang muncul hanya tulisan No Bootable Device dengan logo kaca pembesar? Sudah coba restart beberapa kali pun tetap saja Laptop kamu tidak berhasil masuk ke OS? Jangan panik dulu, langsung saja simak tata cara memperbaiki No Bootable pada Acer E5-475G atau E5-476G.

Muncul No Bootable Setelah Update BIOS di Laptop Acer E5-475G atau E5-476G? Ini Cara Memperbaikinya!

Muncul No Bootable Device Setelah Update BIOS di Laptop Acer E5-475G atau E5-476G? Ini Cara Memperbaikinya!
Muncul No Bootable Device Setelah Update BIOS di Laptop Acer E5-475G atau E5-476G? Ini Cara Memperbaikinya!

Kasus munculnya No Bootable Device pada laptop Acer E5-475G dan E5-476G lumayan cukup banyak. Biasanya sih masalah No Bootable Device ini muncul setelah mereka yaitu pemilik dari laptop ini melakukan update BIOS ke versi dia atas. Biasanya kan setelah tombol Power ditekan, harunya laptop ini masuk ke log in screen, namun apesnya malah muncul gambar No Bootable Device.

Admin sendiri selama update beberapa kali BIOS pada laptop Acer E5-475G sama sekali tidak menemukan masalah pada saat boot. Itulah yang membuat admin RacikPC.com heran, kok bisa pengguna lain kena masalah ini. Usut punya usut setelah admin coba cari tahu lebih dalam, ternyata masalah No Bootable Device pada Laptop Acer E5-475G atau E5-476G ini lebih diakibatkan perpindahan jenis boot.

Yup, jadi mungkin jenis boot yang kamu gunakan pada Laptop Acer E5-475G atau E5-476G ini adalah Legacy, kemudian setelah update berpindah ke UEFI. Nah, inilah yang membuat laptop kamu tadi menjadi No Bootable Device. Untuk mengatasinya sebenarnya mudah sekali:
1. Yang pertama kamu lakukan tinggal masuk ke opsi BIOS dengan cara nyalakan laptop lalu cepat-cepat tekan tombol F2 secara terus menerus hingga masuk ke BIOS
2. Lalu pilih opsi Boot
3. Pada bagian atas pilih boot options > pilih ke Legacy
4. kemudian tekan F10 untuk menyimpan opsi yang telah dipilih tadi

Sekarang Laptop kamu sudah berhasil lagi masuk ke log on screen Windows 10. Mulai dari Windows 8, 8.1, hingga Windows 10 sebenarnya jenis boot yang disarankan adalah UEFI. Namun mungkin karena kurang informasi atau memang dari belinya sudah di atur ke Legacy. Sehingga setiap kali update BISO secara otomatis jenis boot akan berpindah ke UEFI.


Admin sendiri sedari awal beli sudah mengganti opsi boot ke UEFI. Jadi memang sudah menjadi kebiasaan admin setiap kali beli laptop baru pasti install ulang lagi. Nah pada saat install ulang inilah admin langsung ubah dari Legacy ke UEFI. Jadi buat kamu yang tidak mau repot lagi, bisa install ulang kemudian ubah ke UEFI.

Oh iya, masalah laptop No Bootable Device ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada Laptop Acer saja kok, tapi juga bisa di laptop merek lain semisal Asus, Lenovo, HP, Samsung, LG, MSI, dan lain sebagainya. Jika dirasa bermanfaat silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel RacikPC Indonesia, salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menghapus Data di Flashdisk?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menghapus Data di Flashdisk?

Secara tidak sengaja kamu menghapus atau bahkan memformat HDD, SSD ataupun Flashdisk, Padahal di dalamnya ada-data penting? Jangan keburu panik dulu.. Semua bisa dikembalikan kok. Yup kamu tidak salah baca, semua data-data yang sudah kamu hapus tadi bisa Recovery lagi. Untuk lebih jelasnya silahkan kamu simak Tutorial berikut!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menghapus Data di Flashdisk?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menghapus Data di Flashdisk
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menghapus Data di Flashdisk

Okey, hampir setiap orang pernah mengalami yang namanya tidak sengaja menghapus file penting di media penyimpanan mereka semisal Harddisk, SSD ataupun Flashdisk. Alih-alih mungkin ingin meng-copy malah tertekan delete atau format. Walhasil data-data penting yang sudah terhapus tadi hilang seketika. Kalau sudah seperti ini apa mau dikata, tinggal pasrah saja.

Hal ini admin pernah alami sendiri pada Laptop Toshiba M645 yang secara tidak sengaja admin format Disk D nya. Walhasil semua data-data penting di dalam Disk tersebut termasuk data-data perkuliahan lenyap tak bersisa. Namun karena admin sudah tahu apa yang harus dilakukan, setidaknya admin tidak terlalu panik lagi.

Nah buat kamu yang sedang dalam kondisi seperti ini, berikut ada tata cara mengembalikan data-data yang sudah hilang tadi.
1. Setelah kemu tidak sengaja menghapus atau memformat flashdisk maupun HDD, JANGAN dulu di timpa dengan file lain atau mencopy file lain ke dalam media penyimpanan tersebut. Hal ini penting supaya data yang sudah terhapus tadi bisa lebih mudah dikembalikan.
2. Silahkan ambil dan install aplikasi Recuva yang ada di sini
3. Setelah itu jalankan aplikasi Recuva nya
4. Untuk lebih jelasnya dari tutorial ini bisa kamu simak videonya berikut, karena bakal lebih mudah dipahami dari sekedar tulisan:


Memang sih ada banyak aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mengembalikan data-data yang hilang, namun sejauh ini aplikasi Recuva sangat direkomendasikan. Terlebih selain efektif juga gratis. Namun fitur yang disematkan pada mode Gratis nya sudah sebagus versi PRO. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel RacikPC Indonesia. Salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Data yang Sudah Kamu Hapus Dicuri Orang Lain: Low Level Format

Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Data yang Sudah Kamu Hapus Dicuri Orang Lain: Low Level Format

Tahukah kamu jika semua data-data yang pernah kamu hapus di media penyimpanan baik itu Harddisk, SSD bahkan flashdisk sebenarnya masih bisa dikembalikan alias di direcovery? Padahal tujuan dari kamu menghapus file-file tersebut tidak lain untuk menghilangkan atau supaya orang lain tidak melihatnya. Lantas bagaimana ceritanya jika ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab coba merecovery dan mengambil file pribadi kamu tersebut? Nah untuk itu di postingan kali ini admin akan bagikan tata cara Low level format pada media penyimpanan.

Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Data yang Sudah Kamu Hapus Dicuri Orang Lain: Low Level Format

Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Data yang Sudah Kamu Hapus Dicuri Orang Lain Low Level Format
Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Data yang Sudah Kamu Hapus Dicuri Orang Lain Low Level Format

Low level format, kalau admin baca-baca sih di berbagai sumber ada banyak sekali pengertian untuk sesuatu yang satu ini. Namun dari sekian banyak tersebut dapat kita tarik kesimpulan jika Low level format dapat didefinisikan sebagai proses menulis ulang angka 0 block block memory sehingga memory dalam hal ini media penyimpanan seperti Harddisk, SSD, atau flashdisk tidak dapat di Recovery lagi. Ibarat rumah yang disapu kemudian di pel.

Nah buat kamu yang tidak ingin data-data pentingnya bisa direcovery lagi setelah dihapus bisa melakukan Low level format ini. Caranya juga terbilang sangat mudah:
1. Silahkan kamu tancapkan flashdisk atau media penyimpanan lainnya ke komputer
2. Klik kanan pada disk tersebut
3. Pilih opsi format
4. Perhatikan, biasanya opsi quick format secara default akan tercentang. Nah tugas kamu adalah menghilangkan centang tersebut
5. Lalu silahkan tekan format, biasanya akan muncul menu pop up yang mengingatkan kamu jika semua data-data akan hilang > tekan saja ok
6. Dan proses format akan berjalan

Karena Low level format benar-benar menghapus atau menulis ulang setiap block memory. Maka tidak heran jika proses format akan sangat lama. Bahkan sekedar untuk memformat flashdisk 32GB saja admin butuh waktu sekitar 30 menit. Selain itu usahakan pada saat proses Low level format tidak terjadi interupsi. Khawatirnya nanti media penyimpanan tersebut akan rusak dan jangan sering-sering juga melakukan Low level format karena akan memperpendek usia pakai.


Nah itulah dia tata cara untuk Low level format pada sebuah HDD, SSD maupun Flashdsik. Silahkan +1, like dan bagikan serta subscribe channel RacikPC Indonesia. Salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
5 Alasan Kenapa Kamu Harus Sudah Wajib Menggunakan Mouse Wireless

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Sudah Wajib Menggunakan Mouse Wireless

Kenapa di tahun 2019 sudah saatnya wajib menggunakan Mouse Wireless? Kira-kira apa saja kelebihan dari mouse Wireless dan apakah sebaik mouse berkabel. Buat kamu yang sedang bimbang dengan pertanyaan di atas, berikut ini sudah admin buatkan setidaknya 5 alasan kenapa sudah saatnya kamu wajib berpindah ke mouse Wireless.

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Sudah Wajib Menggunakan Mouse Wireless di Tahun 2019 Ini

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Sudah Wajib Menggunakan Mouse Wireless
5 Alasan Kenapa Kamu Harus Sudah Wajib Menggunakan Mouse Wireless

Mouse Wireless, pastinya buat kita pengguna komputer sudah tidak asing lagi dengan peripheral yang satu ini. Kalau dulu mouse Wireless masih menjadi barang mahal, tapi di tahun 2019 ini jangankan yang 300 atau 500 ribu rupiah, bahkan dengan uang Rp 50.000,- saja kita sudah bisa mendapatkan Mouse Wireless. Belum lagi dengan banyaknya Flash sale sekarang di toko-toko online bakal bisa lebih murah lagi.

Di pasaran sendiri terdapat 2 jenis Mouse Wireless yaitu dengan Dongle dan Bluetooth. Biasanya mouse Wireless yang menggunakan Dongle akan disertakan semacam USB kecil di dalam paket pembelian sedangkan yang bluetooth hanya mengandalkan koneksi bluetooth antar Device. Nah yang jadi pertanyaannya sekarang adalah seberapa "Haruskah" kita memilih Mouse Wireless ketimbang Mouse berkabel?

Berikut ini setidaknya 5 Alasan kenapa Kamu harus memilih Mouse Wireless ketimbang mouse berkabel:

1. Praktis
Dulu sebelum menggunakan Mouse Wireless alias berkabel, admin masih harus direpotkan dengan kabel mouse setiap kali ingin menggunakan atau memasukkan lagi Mouse ke dalam tas. Terlebih setup komputer admin saat itu adalah laptop, yang mana memang lebih condong ke portabilitas. Belum lagi ruang gerak terbatas ketika menggunakan Mouse berkabel. Walhasil dengan tambahan usaha akhirnya admin beralih ke mouse tanpa kabel.

2. Setup Menjadi Bersih
Ini nih yang bikin admin kekeuh membeli Mouse Logitech G304 Wireless Light speed. Itu tidak lain karena ini meminimalisir penggunaan kabel. Sebelumnya admin pengguna setia dari Logitech G102 Prodigy. Namun karena jengah dengan kabel berseliweran belum lagi kabel-kabel lain semisal keyboard, HDMI dan lain sebagainya, membuat admin bertekad bulat meminang Mouse G304 ini. Walaupun dari segi harga bisa dibilang 2 hingga 3 kali lipat harga G102.

3. Tidak Kalah Responsif
Teknologi Mouse Wireless saat ini sudah sangat maju. Kalau dulu Mouse Wireless lebih sering digunakan buat mereka yang tidak mau ribet alias lebih mengincar portabilitas, namun sekarang Mouse Wireless juga telah merambang dunia Gaming. Padahal dulunya para gamers lebih memilih Mouse berkabel karena rendah latensi, namun dengan adanya sensor mouse terbaru saat ini, Mouse Wireless sudah sama rendahnya seperti mouse berkabel, Sebut saja Mouse Logitech G304 Wireless Light Speed yang pernah admin review di sini.

4. Harga 11-12
Ngomongin soal harga, Mouse Wireless dan berkabel saat ini sudah sangat kompetitif sekali. Dengan harga 500rb saja saat ini kamu sudah bisa mendapatkan mouse Wireless berlatensi rendah. Bahkan bakal lebih murah lagi jika kamu membeli pada saat sale.

5. Yang Penting Wireless
Hahaha... masak iya sudah tahun 2019 ini masih saja kesana-kesini bawa mouse berkabel. Kalau ada yang ringkas, sama bagusnya dengan mouse berkabel. Kenapa tidak pilih mouse Wireless.



Nah itulah dia setidaknya 5 alasan yang bisa membuat kamu sudah saatnya beralih ke Mouse Wireless. Baik itu Gaming ataupun Designer cocok kok menggunakan mouse jenis ini, terlebih saat ini sudah ada segmennya sendiri. Admin sendiri sudah tidak lagi menggunakan Mouse berkabel, baik itu mouse untuk laptop maupun untuk PC semuanya sudah menggunakan mouse Wireless. Silahkan +1, like dan bagikan serta Subscribe channel RacikPC Indonesia. Salam admin RacikPC.com
Baca selengkapnya »
Beranda